Sunday, April 21, 2013

Seks di Luar Angkasa Berbahaya?



Misi dengan nama "Inspiration to Mars" ini mengundang kekhawatiran. Pasalnya pasangan suami isteri tersebut akan beresiko jika melakukan hubungan seksual di antariksa. Dan agaknya sulit mencegah mereka tidak melakukannya dalam perjalanan selama 501 hari.

"Pastinya saya yakin pasangan suami istri yang ikut 'Inspiration to Mars' akan merencanakan untuk berhubungan seksual di antariksa. Itu sudah pasti. Saya kira itu permintaan tak tertulis," kata Laura Woodmansee, penulis buku Sex in Space.

"Seks sangat sulit dilakukan di gravitasi nol karena Anda tak punya daya tarik. Anda tetap menabrakkan diri ke tembok. Pikirkan, tak ada gesekan, tak ada hambatan," kata Athena Andreadis, biolog sekolah medis, University of Massachusets, demikian dilansir Space.

NASA sejauh ini tak memiliki aturan yang secara eksplisit melarang atau memperbolehkan seks di luar angkasa. Astronot hanya diminta untuk mengupayakan hubungan berdasarkan kepercayaan dan profesionalitas.

"Ada banyak risiko hubungan seksual di antariksa, seperti kehamilan ektopik. Tanpa perlindungan atmosfer Bumi, level radiasi yang tinggi di antariksa juga bisa mengakibatkan cacat lahir (bila seks sampai berdampak kehamilan)," kata Woodmansee.

Woodmansee mengungkapkan, sejauh ini masih banyak yang belum diketahui. Manusia mengalami evolusi di Bumi. Dengan demikian, memikirkan pindah ke luar angkasa berarti manusia mengarahkan evolusi ke arah berbeda.

Soal "Inspiration to Mars", terlepas dari masalah seks di luar angkasa, tetap patut dihargai. Paling tidak, dari misi ini, ide misi lain yang lebih pendek, seperti ke orbit dekat Bumi, bisa diciptakan.

1 komentar:

Silahkan tinggalkan komentar di postingan ini